Di era digital seperti sekarang, masih banyak yang beranggapan bahwa iklan Out-of-Home (OOH) sudah tidak lagi efektif. Alasannya sederhana: hampir semua orang menghabiskan waktunya di media sosial dan platform digital.
Namun, apakah anggapan tersebut benar?
Mitos: OOH Sudah Tidak Efektif Karena Semua Orang Main Media Sosial
Banyak marketer berasumsi bahwa kehadiran smartphone membuat masyarakat semakin jarang memperhatikan iklan luar ruang seperti billboard dan videotron. Akibatnya, sebagian orang menganggap OOH tidak lagi relevan dalam strategi pemasaran modern.
Padahal, kenyataannya justru berbeda.
Fakta: OOH dan Digital Saling Melengkapi
OOH dan digital bukanlah dua media yang saling menggantikan, melainkan saling mendukung.
Saat beraktivitas di luar rumah, masyarakat tetap terpapar berbagai media OOH di jalan raya, pusat bisnis, area komersial, hingga transportasi publik. Billboard dan videotron berperan sebagai media yang mampu menarik perhatian audiens secara cepat melalui visual yang kuat dan lokasi yang strategis.
Menariknya, setelah melihat sebuah iklan OOH yang menarik, banyak orang melanjutkan perjalanan customer journey mereka melalui perangkat digital. Mereka mencari informasi lebih lanjut tentang produk, mengunjungi website, melihat akun media sosial brand, atau bahkan langsung melakukan pembelian.
Dengan kata lain, OOH sering menjadi titik awal yang mendorong audiens untuk berinteraksi lebih jauh secara digital.
Mengapa Kombinasi OOH dan Digital Efektif?
1. Meningkatkan Brand Awareness
OOH membantu brand menjangkau audiens dalam skala besar dan menciptakan eksposur yang konsisten di lokasi dengan mobilitas tinggi.
2. Memperkuat Kampanye Digital
Ketika audiens melihat iklan OOH dan kemudian menemukan pesan yang sama di media digital, tingkat pengenalan dan ingatan terhadap brand menjadi lebih kuat.
3. Mendorong Pencarian Online
Banyak konsumen yang mencari informasi tambahan setelah melihat iklan yang menarik di billboard atau videotron. Hal ini membantu meningkatkan traffic ke website maupun media sosial brand.
4. Menjangkau Audiens di Berbagai Touchpoint
OOH hadir saat audiens berada di luar rumah, sementara digital menemani mereka saat menggunakan smartphone. Kombinasi keduanya menciptakan pengalaman komunikasi yang lebih menyeluruh.
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat Indonesia, media OOH seperti billboard dan videotron tetap menjadi salah satu sarana yang efektif untuk menjangkau konsumen dalam skala besar. Ketika dipadukan dengan strategi digital yang tepat, hasil kampanye dapat menjadi lebih optimal.
Ingin mengetahui bagaimana OOH dapat mendukung strategi pemasaran brand Anda? Hubungi Prisma Advertising untuk menemukan solusi media luar ruang yang sesuai dengan kebutuhan kampanye Anda.