Dengan adanya perkembangan zaman dan teknologi, jenis-jenis iklan saat ini tidak hanya mencakup media tradisional, seperti media cetak. Saat ini, jenis iklan juga mencakup media iklan elektronik, seperti sosial media dan layar LED, yang memudahkan brand dalam menjangkau audiens lebih luas.
Tidak hanya itu, jenis-jenis iklan secara umum juga dibagi menjadi berbagai fungsi dan tujuan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan bisnis. Memahami jenis iklan sangat penting dalam membantu memilih strategi terbaik sesuai target audiens dan lokasi kampanye.
Apa yang Dimaksud dengan Iklan?
Iklan adalah sebuah bentuk pengenalan dan promosi sebuah barang atau jasa yang ditawarkan dengan tujuan utama menarik perhatian konsumen serta membujuk khalayak agar membeli barang dan jasa tersebut guna meningkatkan penjualan dan mendapatkan keuntungan bagi bisnis.
Untuk mencapai tujuan iklan, setiap bisnis harus memahami tidak hanya target pasar yang ingin dituju, tapi juga jenis iklan yang digunakan agar penyampaian iklan lebih maksimal. Hal ini dikarenakan setiap jenis iklan memiliki target, fungsi, dan tujuan yang berbeda, sehingga penggunaan jenis-jenis iklan harus disesuaikan dengan strategi pemasaran masing-masing.
Dalam artikel ini, berbagai jenis iklan akan dibahas secara mendalam guna membantu bisnis dan brand mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Klasifikasi Jenis Iklan Berdasarkan Tujuan Kampanye
Jenis iklan berdasarkan tujuannya dibagi menjadi:
Iklan Komersial
Iklan komersial adalah iklan yang bertujuan mendorong penjualan produk atau jasa yang ditawarkan kepada konsumen. Jenis iklan ini digunakan untuk menyampaikan keunggulan sebuah produk atau layanan agar konsumen tertarik untuk membeli produk atau menggunakan layanan tersebut, sehingga menghasilkan keuntungan secara finansial kepada bisnis atau perusahaan.
Iklan Non Komersial
Klasifikasi Jenis Iklan Berdasarkan Isi Pesan
Jenis-jenis iklan berdasarkan isi pesan dibagi menjadi:
Iklan Penawaran
Iklan penawaran adalah jenis iklan yang menawarkan sebuah produk atau jasa dengan cara memberikan informasi dari produk atau jasa tersebut untuk menarik konsumen agar melakukan pembelian. Iklan jenis ini juga bertujuan untuk meningkatkan penjualan bagi bisnis.
Iklan Layanan Masyarakat
Pengertian
iklan layanan masyarakat adalah jenis iklan yang bertujuan untuk memberikan pesan edukasi serta mendorong audiens dalam melakukan perubahan positif. Ciri iklan layanan masyarakat biasanya bersifat persuasif dan informatif, dengan menggunakan bahasa Indonesia yang formal.
Iklan Pemberitahuan/Pengumuman
Pengertian iklan pengumuman atau
iklan pemberitahuan adalah jenis iklan yang memiliki fungsi untuk menyampaikan informasi mengenai sebuah acara, himbauan, dan sejenisnya kepada orang-orang yang ditargetkan secara spesifik. Tujuan dari iklan ini adalah mengajak khalayak umum untuk mengikuti acara atau himbauan yang disampaikan.
Iklan Permintaan
Iklan permintaan adalah jenis iklan yang menyampaikan informasi kepada target audiens yang spesifik atau kepada kelompok tertentu. Isi pesan dari iklan permintaan biasanya berupa iklan lowongan pekerjaan yang ditujukan spesifik bagi para pencari pekerjaan.
Klasifikasi Jenis Iklan Berdasarkan Media/Saluran Komunikasi
Berdasarkan media dan saluran komunikasi, jenis-jenis iklan dibagi menjadi:
Media Cetak & Elektronik
Iklan yang menggunakan media cetak adalah iklan yang menggunakan elemen tulisan saja dan tidak menggunakan media visual sejenis audio maupun video. Iklan media cetak biasanya bisa ditemui melalui koran majalah, dan menargetkan audiens secara luas tanpa spesifikasi audiens.
Sedangkan iklan dengan media elektronik adalah iklan yang menggunakan elemen visual seperti video gambar dan audio. Seiring dengan perkembangan zaman, iklan media elektronik tidak hanya ditemukan pada iklan radio maupun iklan televisi, tapi juga bisa ditemukan pada media ponsel, komputer, dan sebagainya.
Media Luar Ruang (Out-of-home)
Iklan Digital (Digital Out-of-home) (Media Sosial, LED Billboard)
Contoh Jenis-Jenis Iklan di Kehidupan Nyata
Dari jenis-jenis iklan di atas, beberapa contoh yang sering ditemui untuk setiap jenis-jenis iklan tersebut antara lain:
Contoh Jenis Iklan Berdasarkan Tujuannya
Secara umum, iklan komersial memiliki ciri persuasif dan kompetitif, contohnya seperti iklan Shopee yang menonjolkan promo dan diskon besar untuk menarik minat konsumen berbelanja. Contoh iklan komersial lainnya adalah iklan Indomie "Dari Sabang Sampai Merauke" yang menonjolkan rasa mie yang disukai seluruh masyarakat Indonesia.
Di satu sisi, contoh dari iklan non komersial berupa iklan "Stop Bullying" dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, dimana iklan ini mengajak para siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Selain itu, ada juga iklan "Bijak Gunakan Air" yang dibuat oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk mengedukasi masyarakat tentang penghematan air.
Contoh Jenis Iklan Berdasarkan Isinya
Bentuk iklan berdasarkan isinya dapat dibedakan dari informasi yang disampaikan dalam iklan tersebut. Contohnya, iklan penawaran seperti iklan Netflix yang menawarkan paket subscription untuk penonton mendapatkan akses film tak terbatas.
Untuk iklan layanan masyarakat dan iklan pemberitahuan/pengumuman, contohnya kampanye Kementerian Kesehatan yang mengajak masyarakat menjaga pola hidup sehat melalui gerakan "Isi Piringku". Baik iklan layanan masyarakat maupun iklan pengumuman tidak bertujuan komersial, melainkan menyampaikan pesan sosial dan edukatif agar masyarakat menerapkan perubahan positif.
Contoh iklan permintaan dapat dilihat pada iklan lowongan kerja, seperti perusahaan yang mengumumkan “Dibutuhkan desainer grafis dengan pengalaman minimal satu tahun.” Iklan ini bertujuan menarik pelamar yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.
Contoh Jenis Iklan Berdasarkan Medianya
Contoh iklan media cetak dan elektronik dapat dilihat dari kampanye produk Rinso di iklan televisi yang menampilkan visual keluarga hangat dan narasi emosional tentang keunggulan produknya dalam mengatasi noda membandel.
Untuk iklan OOH, contohnya bisa dilihat dari billboard besar Gojek di jalan utama yang berhasil mencuri perhatian dengan desain sederhana namun mencolok, lengkap dengan pesan singkat dan warna hijau ikoniknya.
Sementara itu, DOOH hadir lebih modern melalui layar LED interaktif di pusat perbelanjaan, seperti iklan produk Nike yang menampilkan animasi dinamis dan energi para atlet, menciptakan pengalaman visual yang terasa hidup dan inspiratif.
Bagaimana Menentukan Jenis Iklan yang Tepat untuk Kampanye Anda
Memilih jenis iklan yang tepat sangat penting dalam mencapai tujuan iklan dan objektif kampanye.
Pertama, setiap bisnis harus mengetahui tujuan dari kampanye itu sendiri. Misalnya, tujuan kampanye adalah untuk konversi/meningkatkan penjualan produk, maka pilihan bentuk iklan yang lebih cocok adalah iklan media elektronik, dimana brand tersebut bisa memanfaatkan sosial media untuk memudahkan dalam menjangkau audiens dan untuk mereka melakukan pembelian.
Selain itu,
penting untuk mengenali target audiens dari kampanye tersebut. Dengan memahami siapa yang ingin dijangkau, brand dapat menyesuaikan platform, gaya visual, dan pesan agar lebih tepat sasaran. Tidak kalah penting,
pemilihan media juga perlu disesuaikan dengan budget agar strategi tetap efisien namun efektif. Dalam praktiknya, banyak juga bisnis memadukan beberapa bentuk media sekaligus, seperti digital, OOH, dan media cetak, untuk memperluas jangkauan dan memperkuat pesan kampanye secara konsisten di berbagai saluran.
Strategi Jenis Iklan dalam Media OOH & DOOH
Dalam strategi periklanan modern, media OOH seperti billboard dan transit advertising menjadi pilihan efektif untuk menjangkau audiens luas di ruang publik. Billboard seringkali digunakan untuk iklan penawaran produk karena tampilannya besar, visualnya kuat, dan mudah menarik perhatian pengendara maupun pejalan kaki. Sementara itu, transit advertising seperti di bus, halte, atau stasiun lebih cocok untuk menyampaikan pesan sosial atau informasi layanan masyarakat, karena jangkauannya yang luas dan kontak audiens yang berulang.
DOOH hadir sebagai versi lebih dinamis dari OOH dengan penggunaan teknologi digital untuk menampilkan visual bergerak dan interaktif. Format ini ideal untuk iklan penawaran karena mampu menampilkan promosi secara real-time, seperti diskon harian atau kampanye musiman. Selain itu, DOOH juga memungkinkan pengiklan menyesuaikan informasi berdasarkan lokasi atau waktu tayang, sehingga informasi yang disampaikan menjadi lebih relevan dan berdampak bagi audiens.
Mengukur Efektivitas Berdasarkan Jenis Iklan di Media OOH
Untuk membantu brand melacak dan mengevaluasi hasil kampanye secara real time, tersedia dashboard iklan yang menyajikan data analitik seperti frekuensi, reach, dan recall audiens. Dengan demikian, pengiklan dapat melakukan evaluasi iklan lebih cepat dan menyesuaikan strategi media sesuai budget, format, dan tujuan bisnis.
Tren Jenis Iklan di Era Digital
Di era digital ini,
bentuk iklan yang ramai digandrungi adalah iklan yang terintegrasi dengan teknologi, seperti iklan 3D Anamorphic dan iklan dengan Virtual Reality (VR) juga Artificial Intelligence (AI), dimana teknologi ini menyajikan pengalaman visual yang terasa realistis dan nyata. Iklan dengan teknologi modern juga memberikan pengalaman interaktif bagi konsumen dalam menawarkan produk atau layanan, seperti virtual assistant yang dapat berinteraksi langsung dengan penonton untuk menjawab pertanyaan, memberi rekomendasi produk, hingga memandu proses pembelian.
Kesimpulan: Peran Jenis Iklan dalam Suksesnya Kampanye
Jenis iklan yang tepat berperan penting dalam menentukan keberhasilan kampanye. Dengan memahami karakteristik setiap bentuk iklan, mulai dari tujuan, isinya, serta bentuk medianya, pengiklan dapat menyampaikan informasi yang lebih efektif dan sesuai dengan objektif yang ingin dicapai.
Prisma Advertising dapat membantu brand Anda untuk mengoptimalkan strategi iklan luar ruang. Klik disini untuk pelajari lebih lanjut.